VISI KAMI

VISI KAMI :
Membangun keluarga ilahi yang satu dalam tubuh, jiwa, dan roh untuk dapat bertumbuh bersama dalam iman, pengharapan, dan kasih menuju masa depan cerah bersama Yesus


" Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan." ( Yosua 24:15)
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Oktober 2013

5 CARA EFEKTIF UNTUK MERUSAK PERNIKAHAN (2)

Lanjutan dari Bagian 1....Klik di sini


3. SELALU BERUSAHA MENGUBAH PASANGAN KITA

Dahulu sewaktu pacaran banyak orang perpikir bahwa setelah menikah mereka bisa mengubah sifat-sifat dan kebiasaan-kebiasaan buruk pasangan. Kenyataannya? Tidak bisa, bahkan semakin parah. Perbedaan-perbedaan semakin runcing seiring dengan makin tingginya ego masing-masing.

Seharusnya bagaimana? Apa yang harus ada ?
  • ACCEPTANCE. Banyak dari kita lebih ingin mengubah daripada menerima pasangan kita apa adanya. Harus belajar hidup berdampingan dengan kenyataan.
  • ADAPTATION. Jangan berusaha mengubah orang lain sebelum dapat mengubah dirimu sendiri dulu. Belajarlah menyesuaikan diri dengan kenyataan.
  • APRECIATION. Saling berapresiasi, maka akan didapat penyelesaian, dan tujuan bersama akan tercapai.
4. TERBIASA MELAMPIASKAN KEMARAHAN DENGAN TIDAK SEHAT 
Definisi Marah: Amarah adalah perasaan sangat tidak senang, bermusuhan, terhadap seseorang atau sesuatu, berang, gusar (Tim LaHaye Th.D)

Orang yang Marah :
  • Tidak dapat mengatasi masalah
  • Tidak dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
  • Menjadi buta dan tidak dapat melihat hal-hal yang rohani dalam hidup ini.
  • Banyak diantara kita yang melakukan dosa amarah ini, walaupun kita mencoba mencari dalih untuk menyalahkan sifat alamiah kita, namun hati nurani selalu menuduh kita.
BAGAIMANA MENGATASI AMARAH :
  1. INTROSPEKSI. Apakah sifat kita memang pemarah. Jika ya, minta ampun kepada Tuhan dan siap berubah.
  2. TANYAKAN DIRI SENDIRI: MENGAPA MARAH?. Karena harapan yang tidak terpenuhi, ditipu, diremehkan, dilanggar haknya, dll)
  3. TENTUKAN TEMA !.  Lokalisasikan kebakaran di satu titik saja, jangan menyebar. Be Specific, dan jangan melebar ke mana-mana.
  4. HATI TETAP MENGUTAMAKAN PERDAMAIAN. Cari solusi cerdas, terbukalah untuk kritik dan perubahan yang membangun.
  5. JIKA MARAH, CEPAT SUDAHI. Jangan menyimpan kemarahan lama-lama. MInta hati yang penuh pengampunan dari Tuhan. Efesus 4:26: " Apabila kamu menjadi marah janganlah berbuat dosa. Jangalah matahari terbenam sebelum padam amarahmu."
  6. JANGAN BERBUAT DOSA. Salurkan dan kontrol kemarahan dengan cara yang positif dan membangun. Jangan melukai karakter seseorang. Kita boleh marah terhadap perbuatan/ dosanya, tapi tetap mengasihi pribadinya.
5.BERHENTI MELIBATKAN TUHAN DAN MENGANDALKAN KEKUATAN SENDIRI


Yesaya 17:5,7 berkata," Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan! Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan."

Pernikahan adalah lembaga yang diciptakan Tuhan. Kita pun diberkati oleh Tuhan. Adalah bodoh jika kita membina lembaga pernikahan ini tanpa melibatkan Allah sebagai Sang Pencipta, yang memiliki blue print atas bangunan rumah tangga kita.

KESIMPULANNYA:
5 CARA EFEKTIF UNTUK MENGUATKAN PERNIKAHANMU :
  1. KERJAKAN PEKERJAAN RUMAHMU
  2. PELIHARA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
  3. TERIMA PASANGAN APA ADANYA, DAN MULAI BERUBAH DARI DIRI SENDIRI
  4. KONTROL AMARAH DENGAN BIJAK
  5. LIBATKAN TUHAN DALAM SETIAP KEPUTUSAN

5 CARA EFEKTIF UNTUK MERUSAK PERNIKAHAN (1)

By. Pdt. Larry N. Kurniadi, M.A

Bagi anak muda yang sedang jatuh cinta, pernikahan dianggap sebagai puncak perwujudan cinta kasih mereka. Dengan modal cinta masa pacaran, mereka berharap bahwa pernikahan mereka akan berjalan mulus tanpa gangguan. Padahal, pernikahan tidak semudah itu. faktanya, semua janji, cinta dan impian masa pacaran akan banyak diuji dalam masa pernikahan.

Roma 3:23. "Sebab semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah."
Sebab itu, pria dan wanita pun memiliki kecenderungan berdosa yang besar, dan menjadi kelemahan mereka. Artinya, karena dosa, maka standar kemuliaan Allah yang sangat tinggi menjadi hilang dan rusak dalam kehidupan manusia. Ketika tabiat dosa masuk dalam kehidupan manusia (suami-isteri), maka secara sadar maupun tidak sadar suami-isteri bisa "menghancurkan pernikahan" mereka sendiri.
It's just about the time that their marriage will explode.

Demikian akan kita bahas topik ini, dengan tujuan agar kita menjadi waspada dan terhindar dari api yang menghanguskan, namun mencegah kebakaran terjadi sehingga kita dapat membangun pernikahan dan keluarga yang harmonis dan kokoh.

Apa saja cara yang efektif untuk menghancurkan pernikahan ???
1. TIDAK MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH
Pepatah : " Marriage is like a homework. You need to work it at home.
Pernikahan itu seperti PR. Kau harus mengerjakannya di rumah. Artinya, jika kita mau pernikahan kita berhasil, maka kita harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah kita. Kita harus serius mengerjakan tanggung jawab, komitmen, dan harus menyelesaikan masalah-masalah di rumah, bukan di luar rumah.
KELUARGA VS PEKERJAAN/ PELAYANAN - MANA YANG LEBIH PENTING ?
Kejadian 1:28, Allah menyuruh manusia untuk beranak cucu dan bertambah banyak dan memenuhi bumi, baru setelah itu taklukkanlah bumi. Jadi, sebelum kita menaklukkan bumi (bekerja), keluarga harus didahulukan. Pernikahan harus menjadi prioritas utama dibanding pekerjaan/ pelayanan.
1 Timotius 3:5, Paulus menegaskan, jikalau orang tidak tahu mengepalai keluarganya, bagaimana mungkin ia dapat mengurus jemaat Allah? Artinya keluarga lebih penting dari pelayanan. Benarkah keluarga itu nomor satu bagi kita? Benarkah uang kita mengalir nomor satu untuk keluarga? Waktu kita nomor satu untuk keluarga? Sayangnya, banyak orang yang antara perkataan dan kenyataan sangat berbeda.
Kualitas pernikahan kita hanya sebaik kita mengerjakan PR-PR kita. Tugas kita adalah membangun rumah tangga kita sendiri. Tuhan hanya menolong dan mensupervisi kita. Karena itu :
Untuk isteri bisa tunduk kepada suami, maka suami perlu bekerja keras untuk itu. Suami harus kerja keras mencari nafkah untuk menjadi orang yang bisa dihargai.
Untuk suami bisa mengasihi isteri dan rela berkorban baginya, maka isteri juga harus bekerja keras untuk itu.  Isteri  mengerjakan tugasnya sebagai isteri dan ibu bagi keluarga.

2. MEMBIARKAN POLA KOMUNIKASI YANG SALAH

Maleakhi 2:14," Oleh sebab Tuhan telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telahtidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu."
Dari ayat ini kita belajar bahwa suami isteri disebut sebagai SEKUTU dan TEMAN SEPERJANJIAN. Untuk menggambarkan teman seperjanjian ini, dalam bahasa aslinya berarti sekumpulan alat musik yang dimainkan secara harmonis dan indah.
Suami dan isteri memiliki musiknya sendiri-sendiri, yang cara melakukannya juga sangat terpengaruh oleh masa lalu dan latar belakang mereka, dan sifat bawaan yang unik. Bagaimana menyatukan sehingga menjadi harmoni yang indah? DENGAN MENJAGA VISI HIDUP YANG SAMA, MERESPON "BUNYI" karakter pasangannya dan mengimbanginya dengan positif, pada waktu yang tepat, tekanan yang tepat, pilihan nada yang tepat, sehingga menjadi suatu nada yang indah.

MENGENAL PERBEDAAN DEMI KEBERSAMAAN
Mengenal perbedaan pasangan bukanlah untuk kemudian dipermasalahkan, tetapi untuk diterima sebagai bagian diri untuk melengkapinya agar menjadi sempurna. Komunikasi mejadi bahan baku utama suami-isteri untuk membangun hubungan dan membangun kepercayaan.

PERBEDAAN KEMAMPUAN BICARA PRISA DAN WANITA
 Amsal 25:11, "Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak."

  • Wanita lebih banyak bicara, pria lebih sedikit bicara
  • Wanita itu bicara apa saja, pria bicara seperlunya
  • Wanita menyampaikan isi hatinya dengan perkataan. Pria menyampaikan isi hatinya dengan raut muka dan sikap tubuhnya.
  • Kalau marah, wanita cenderung bertambah bicaranya. Sedangkan pria cenderung berkurang bicaranya
  • Wanita bisa mengungkapkan isi hatinya tanpa selalu mengharapkan respon pasangannya. Sedangkan pria mengungkapkan isi hatinya untuk mendapatkan respon pasangannya.

Bersambung ke Bagian 2........Klik di sini

Minggu, 29 September 2013

DI MANA TUHAN SAAT BADAI MENERPA ?

By. Pdt. Larry N. Kurniadi

Badai adalah satu kata yang tidak disukai orang, karena konotasinya negative : masalah, penderitaan, horror, hal-hal yang menakutkan, bencana alam. Contoh : gempa dan tsunami di pulau Honshu dan Fukushima Jepang 11 Maret 2011. Badai kehidupan ini menimbulkan banyak korban dan kehancuran
Akan tetapi biarpun mengerikan, Allah bisa berkomunikasi dengan manusia melalui badai. Tidak percaya ? Bacalah :
Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub ( Ayub 40:1)

Latar belakang kisah ini :
Ayub 1:1 : Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan
·         Ayub orang saleh yang kaya raya. Ada badai hidup yang membuat dia kehilangan segalanya. Bayangkan, dalam satu hari usahanya bangkrut, seluruh ternak dan kekayaannya habis ludes, 10 anaknya mati, dan akhirnya ia sendiri terkena sakit kulit yang parah. Tapi justru dari situlah ia semakin mengenal Allahnya.
·         Ayub berdialog dengan Tuhan tentang badai kehidupan yang diijinkan Tuhan terjadi dalam hidupnya. Maka dari dalam badai Tuhan menjawab Ayub.


TIAP ORANG MEMPUNYAI BADAINYA SENDIRI

  •  Sakit penyakit, masalah, ditipu rekan bisnisnya, masalah rumah tangga, anak, dan masih banyak lagi. Namanya orang hidup pasti punya maslahnya sendiri, baik itu orang kaya atau miskin, besar atau kecil, tua atau muda. Nggak ada orang yang nggak punya masalah. Hanya saja tingkatannya berbeda-beda setiap orang.
  • Masalah diijinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita tidak akan pernah melampaui kekuatan kita. Bacalah :  I Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
  • Disaat badai menerpa, banyak orang yang merasa ditinggalkan oleh Tuhan.( Ingat puisi terkenal: Footprint). Pada saat-saat yang biasa ada 2 pasang tapak kaki, akan tetapi ketika melewati tanah yang berbatu-batu, penuh duri, terlihat hanya ada 1 pasang tapak kaki. Ternyata itu adalah tapak kaki Tuhan yang menggendong kita. Manusia seringkalisulit melihat Tuhan hadir di tengah-tengah penderitaan, maslah, kejahatan, dan berbagai badai kehidupan. Benarkah Allah absen di saat badai dan lalai menepati janji-janjiNya untuk menyertai kita?
  • Sesungguhnya Allah tetap ada dalam segala situasi kehidupan manusia. Masalahnya, seringkali kita yang justru tidak menyadari kehadiranNya. Ada maksud Tuhan yang indah bagi kita, meski ada di dalam badai.
  • Pepatah : when you are going through something hard and wonder where God is, remember the teacher is always quiet during a test. Ketika kita mengalami kesulitan hidup dan mulai mempertanyakan dimana Tuhan? Ingatlah bahwa ketika kita belajar di sekolah, guru akan berdiam diri pada saat test berlangsung, walaupun ia hadir di dalam ruang kelas. Tujuannya adalah mendewasakan kita agar kita ingat kembali apa yang sudah Tuhan ajarkan bagi kita sehingga kita mampu melewati level yang tersebut dan masuk ke level yang lebih tinggi untuk menerima berkat Tuhan yang lebih besar lagi.

MAKSUD TUHAN DALAM BADAI
1.       BADAI MEMBUAT MANUSIA BISA BERSATU

  •  Saat tsunami, gempa, banjir, dan lain-lain, bangsa-bangsa, LSM, gereja-gereja, berbagai organisasi bersatu saling menolong. Padahal dalam kondisi yang biasa, suasah sekali untuk bersatu karena ego masing-masing. Pepatah : Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.

2.       BADAI MEMBUAT MANUSIA LEBIH KUAT

  • Eg: Israel mengalami badai dan menjadi kuat. Pada Perang Dunia II, Hitler membuat Holocaust, dengan kejam membantai  6 juta orang Yahudi (Musium Yad Vashem). Masalah ini tidak membuat mereka takut, justru mereka menjadi makin kuat. Lihat saja kondisi sekarang, orang-orang jenius dan penguasa ekonomi dunia terbanyak adalah dari keturunan orang Yahudi.
  • Eg: Kaum Negro di Amerika Serikat. Dulu nenek moyang mereka dari Afrika dibawa dan dijadikan budak, hidupnya susah. Rev. Martin Luther King berjuang : I have a dream !Now Survive. Collin Powel (menlu AS), Michael Jordan (Bintang Basketball), Koffi Anan (Sekjen PBB), Tiger Wood (Bintang Golf), Barack Obama (Presiden AS ).
  • Anak kecil yang sedang belajar jalan akan mengalami jatuh bangun. Akan tetapi orang tua yang baik tahu dan senantiasa mendampinginya, mengajarkan bahwa justru setelah melewati proses jatuh bangun tersebut, si Anak akan menjadi kuat dan mampu berdiri tegap, berjalan dan berlari dengan kuat.

3.       BADAI MEMBUAT MANUSIA BERHIKMAT

  • Negara-negara saat ini sedang menciptakan alat yang mampu mendeteksi 100 hari sebelum badai.
  • AS mengajar Nabire untuk membuat rumah tahan gempa.
  •  Jepang, karena sudah sering kali mengalami gempa, maka mereka saat ini sudah mebuat rimah yang tahan gempa, dengan pondasi yang bisa bergerak, dan mempersiapkan alat pendeteksi tsunami lebih dini.
  •  Tuhan ijinkan badai agar manusia belajar memperbaiki kekurangan, kesalahan dan ketidak tahuannya.
  • Masalah keluarga : Tuhan mau membenarkan apa yang belum benar dalam keluarga seperti hubungan suami isteri, anak-anak, dll agar mereka siap ketika Tuhan mencurahkan berkat-berkatnya.

4.       BADAI MEMBUAT MANUSIA MENGERTI MAKNA KEHIDUPAN

  • Harta yang disimpan dalam sekejab bisa hilang. Matius 6:19. "Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.
  • Pada saat banjir di Jakarta, 17 Januari 2013, sebuah mobil mewah Roll Royce senilai Rp 10M, terjebak macet di daerah Thamrin. Mesin mati total dan jendela nggak bisa dibuka, setir nggak bisa dibelokkan. 2 orang warga asing yang ada dalam mobil tersebut akhirnya ditolong oleh warga setempat yang membuka paksa jendela, dan akhirnya mereka naik ojek gerobak juga. Mungkin kalau sudah begini orang tidak bisa sombong lagi. Tidak ada gunanya membanggakan diri dengan kekayaan di bumi, toh akhirnya ketika mati tidak dapat membawa apapun.
  •  Jangan sombong ketika kita merasa mempunyai sesuatu yang mungkin orang lain belum punya, karena itu adalah anugerah dari Tuhan yang dipercayakan untuk sementara.
  • Makna hidup: melayani Tuhan dan menabung harta di surge, berbuah lebat untuk sesama. Ingatlah 100 tahun dari sekarang di manakah kita nanti? Jika kita mau ada di Surga, maka persiapkan dari sekarang, serius ikut Tuhan. Jangan terikat dengan dunia yang fana ini.
  • Ketika Salomo minta dibuatkan cincin emas dengan permata besar-besar, kepada tkang masnya ia berpesan agar menuliskan kata-kata yang berlaku sepanjang masa;  THIS TOO SHALL PASS ! ( Semua  ini akan berlalu).


5.       BADAI MEMBUAT MANUSIA MENGERTI SIAPA TUHAN DAN SIAPA MANUSIA

  •  Ayub 42:5 : Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau
  •  Ayub memang baik, tapi dia belum kenal uhan secara pribadi. Badai yang dialaminya membuat dia mengenal Tuhannya dengan benar dan lengkap.
  •  Allah yang berdaulat : badai adalah bahasanya Tuhan ketika manusia tuli kepada kehendakNya.
  • Manusia kenal dirinya sendiri: manusia yang terbatas dan lemah.  Tidak ada tekhnologi secanggih apapun yang mampu mengalahkan kebesaran alam semesta ciptaan Tuhan.
6.       SETIAP BADAI PASTI BERLALU

  • Setiap masa senang susah akan segera berlalu. Masalah pun, jika kita meresponnya dengan tepat maka akan segera berlalu. Tetapi jika respon kita salah, maka masalah tersebut akan selalu mengejar kita.
  • Semua yang dibumi ini ada batas kadaluarsanya. Demikian juga dengan masalah. Setelah badai akan terbit fajar pengharapan.
  • Ketika Ayub kembali kepada  Tuhan, maka Tuhan memulihkan keadaannya 2 x lipat !! (Ayub 42;10 Lalu Tuhan memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaanya dahulu.).
  • Rasul Paulus, mantan pembunuh orang Kristen, punya masa lalu yang kelam. Namun semenjak dia berjumpa dengan Yesus dia jalan ke Damaskus, hidupnya nggak pernah sama lagi. Dia diubahkan Tuhan  menjadi rasul Tuhan yang dahsyat. Karena itu ia berkata dalam Filipi 3-13-14 “ Aku melupakan apa yang ada di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”
3 F Kunci Sukses Paulus Bangkit Dari Badai
1.  FORGET : melupakan kegagalan, kejahatan dan kesuksesan di masa lalu agar tidak membelenggu kehidupannya. Matius6:14-15 “ Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
2.  FOCUS : mengarahkan diri kepada tujuan ilahi. Fokus pada pahala Tuhan, bukan masalah, maka akan mendapat kemenangan. Jangan focus pada masalah, tetapi focus pada niat baik, Tuhan akan memberkati.
3.    FORWARD : Maju terus pantang mundur. Disiplin membangun diri. Bersama Tuhan pasti bisa. Eg: Abraham Lincoln : I’m a slow walker, but I never walk back. Winston Churchil: Never, never give up.

Akhirnya: Jadilah pemenang bersama Tuhan
I Korintus 15:57 “Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.”

Filipi 4:13 “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”

Rabu, 04 September 2013

8 KADO TERINDAH



Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. Kehadiran

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto, faks, e-mail atau chatting. Namun dengan berada di sampingnya. Anda dan ia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

2. Mendengarkan

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab kebanyakan orang lebih suka didengarkan, daripada mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar-manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara taklangsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul santai dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikannya. Tatap wajahnya. Tak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda untuk memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidakharus berupa diskusi atau penilaian. Sekadar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.

3. Diam

Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang." Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati,mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

4. Kebebasan

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah "Kau bebas berbuat semaumu." Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

5. Keindahan

Siapa yang tak bahagia jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

6. Tanggapan Positif

Tanpa sadar, sering kali kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. Kesediaan Mengalah

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah." Anda mungkin kesal atau marah karena ia terlambat datang memenuhi janji. Tapi kalau baru sekali itu terjadi, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini

8. Senyuman

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang Anda kasihi?

Minggu, 01 September 2013

MEMBANGUN PERNIKAHAN ANTI CERAI (2)

Bagian sebelumnya...... Klik di sini


TUJUAN PERNIKAHAN KRISTEN
 By Pdt. Larry N. Kurniadi
1.    PERNIKAHAN ADALAH UNTUK “PERTEMANAN” (FRIENDSHIP)
a.     Tuhan Allah berfirman : Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:18).
b.     Adam memiliki pekerjaan yang excellent, yaitu mengelola Taman Eden.Walaupun banyak ‘makhluk’ yang mengelilinginya, ia tetap kesepian. Allah tahu kesendiriannya tidak baik untuk perkembangan kepribadiannya. Karena itu ia menciptakan Hawa dari tulang rusuk, untuk menjadi partner, penolong, “soul mate” yan seimbang.
c.     Jadi, Tuhan menciptakan wanita untuk pria. Lewat pertemanan ini maka kita akan menjadi lebih baik dan tegar menjalani kehidupan. Bukankah berdua lebih baik daripada sendiri.

2.    PERNIKAHAN ADALAH “PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER”
a.     Pernikahan adalah proses Memurnikan Karakter. Salah satu hakekat pernikahan adalah untuk memperbaiki hal-hal yang buruk dari dua orang dewasa untuk menjadi lebih baik. Dalam pernikahan ada: Pengenalan diri, kompromi, saling menerima,saling menguatkan.
b.     Tidak mudah menyatukan 2 pribadi yang berbeda.
PRIA
WANITA
Otak kiri lebih berperan : Logika
Otak kanan lebih berperan : Perasaan
Mengutamakan analisa
Mengutamakan intuisi
Kelemahan di mata, makin melihat makin jatuh
Kelemahan di telinga. Makin  mendengar makin jatuh
Merasa berharga jika dihormati
Merasa berharga jika dikasihi
Merasa berarti bila bekerja
Merasa berarti bila  berkeluarga
Bersifat praktis
Bersifat pribadi
Mengutamakan hasil
Menikmati prosesnya
Mengutamakan harga diri
Mengutamakan hubungan
Acuh tak acuh terhadap kritik
Peka terhadap kritik
Suka melihat lawan jenis
Suka melihat sesama jenis.(dalam arti mengagumi kecantikan orang lain)
Orientasi berpikir: Masa Depan
Orientasi berpikir: masa lalu dan masa kini
Berpikir Global
Berpikir secara detil, jelimet

3.    PERNIKAHAN MEMBUAT KITA KOMPLIT
a.     Allah menciptakan Hawa bagi Adam agar mereka saling menyempurnakan satu sama lain. (Kejadian 1:22-23). Ada hal-hal yang tak dimiliki Adam tapi dimiliki Hawa. Demikian pula sebaliknya.
b.     Soulmate: mengisi kekosongan hati kita. Menceriakan hari kita. Membimbing kita di kala membutuhkan. Menguatkan dikala sedih. Menyemangati di kala frustasi.

4.    PERNIKAHAN ADALAH PENYATUAN BARU
a.     “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”(Kejadian 2:24)
b.     Pernikahan = peleburan / penyatuan 2 pribadi menjadi SATU PRIBADI
                                  i.    Bersatu secara fisik             : seks yang kudus
                                ii.    Bersatu seara jiwa               : pikiran, perasaan, dan kehendak. Sehati sepikir.
                               iii.    Bersatu secara rohani          : roh bersatu dan bertumbuh dalam Yesus Kristus.


5.    PERNIKAHAN ADALAH “KOMITMEN SEUMUR HIDUP”
a.     Komitmen MONOGAMI: satu untuk selamanya, sampai maut yang memisahkan (kontrak mati)
b.     Komitmen KESETIAAN : setia secara fisik, emosi, dan roh
c.     Perzinahan dalam pernikahan itu seperti menusuk pisau dari belakang. Hal itu akan membunuh perkawinan.

6.    PERNIKAHAN ADALAH UNTUK “KESENANGAN” (REKREASI)
a.     Pada mulanya seks adalah ide dari Tuhan. “Menjadi satu daging” (Kej. 2:24). Tuhan menganggap seks penting bagi suami isteri. Itu sebabnya ada Kitab Kidung Agung yang isinya “mengagetkan” bagi yang belum cukup umur.
b.     Seks bukan idenya Hugh Hefner (boss Playboy)dan setan. Mereka menyelewengkannya.
c.     Seks adalah alat bagi Anda untuk menikmati, bersenang-senang secara bertanggung jawab dengan pasangan Anda.
d.    “Diberkatilah kiranya sendangmu, bersukacitalah dengan isteri masa mudamu: rusa yang manis, kijang yang jelita; biarlah buah dadanya selalu memuaskan engkau,dan engkau senantiasa birahi karena cintanya.”(Amsal 5:18)

7.    PERNIKAHAN ADALAH UNTUK “PROKREASI”
a.     Prokreasi : Sebagai hasil hubungan seks yang menyenangkan, suami isteri akan menghasilkan anak-anak. Prokreasi ditempatkan di nomor 7 karena tujuan menikah bukan semata-mata untuk mendapatkan keturunan, karena kita bukan binatang.
b.     “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." (Kej 1:28)
c.     Sesungguhnya anak-anak lelaki (KJV: Children) adalah milik pusaka dari pada Tuhan,dan buah kandungan adalah suatu upah. (Maz 127:3)
d.     Ketiadaan anak dalam pernikahan tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk bercerai.

8.    PERNIKAHAN ADALAH UNTUK KEINTIMAN
a.     Keintiman adalah berbagi identitas. Hubungan yang dicampur. Kita melebur jadi satu. Harta bersama, bukan terpisah.
b.     Di dunia ini- bahkan diantara orang Kristen- banyak orang yang sudah menikah tapi seperti masih lajang. Apa bedanya? Tidur di ranjang yang sama, tinggal di rumah yang sama, tapi hidup masing-masing sendiri.
c.     Agar pernikahan memuaskan, maka perlu keintiman dalam segala aspek kehidupan:
                                  i.    Intim rohani           :roh dan roh. Jika menikah beda iman, tidak mungkin terjadi.
                                ii.    Intim emosi             :Jika Anda tidak bisa merasakan cinta eros/ romance lagi, pernikahan hambar. Kalau hati dingin, pulang ke rumah tidak menyenangkan lagi.
                               iii.    Intim intelektual     :bisa saling diskusi, curhat, belajar
                                iv.    Intim fisik               :Hubungan seks yang wajar dan penuh respek terhadap pasangan.
                                 v.    Intim keuangan       :kemerdekaan keuangan bersama. Tidak ada yang tertindas secara keuangan.